Berita

Apa perbedaan antara pupuk pelepasan terkontrol dan pupuk pelepasan lambat?

2025-12-31 0 Tinggalkan aku pesan

Dengan berkembangnya pertanian, jenis pupuk semakin banyak dan klasifikasinya semakin rinci.  Hal ini menyebabkan banyak petani bertanya-tanya: Apa yang dimaksud dengan pupuk dengan pelepasan terkontrol? Apa itu pupuk slow release? Apa perbedaan antara pupuk controlled-release dan slow-release?


I. Apa yang dimaksud dengan Pupuk Pelepasan Terkendali?

Pupuk pelepasan terkontrol memperpanjang waktu penguraian dan pelepasan unsur hara melalui metode seperti pelapisan, enkapsulasi, dan penambahan inhibitor. Hal ini membantu meningkatkan tingkat pemanfaatan unsur hara pupuk, sehingga memperluas efektivitas pupuk dan mendorong peningkatan produksi pertanian. Ini adalah salah satu pupuk yang dipromosikan oleh Kementerian Pertanian. Pupuk pelepasan terkontrol yang umum secara umum dibagi menjadi: berlapis belerang (dilapisi pupuk), dilapisi resin, dan penghambat enzim urea.  Berdasarkan proses produksi yang berbeda, mereka dapat dibagi lagi menjadi: tipe majemuk, tipe campuran, dan tipe campuran.


II. ApaPupuk Pelepasan Lambat?

"Pelepasan" mengacu pada proses transformasi unsur hara dari zat kimia menjadi bentuk efektif yang dapat langsung diserap dan dimanfaatkan oleh tanaman (seperti pelarutan, hidrolisis, dan degradasi); "pelepasan lambat" berarti bahwa laju pelepasan unsur hara dari bahan kimia jauh lebih kecil dibandingkan laju pelepasan pupuk yang mudah larut setelah diaplikasikan ke dalam tanah. Oleh karena itu, senyawa nitrogen organik (seperti UF urea-formaldehida) yang dapat terurai akibat tindakan biologis atau kimia biasanya disebut pupuk lepas lambat.


AKU AKU AKU. Perbedaan Pupuk Controlled-Release dan Slow-Release

Baik pupuk lepas lambat maupun pupuk terkontrol memiliki tingkat pelepasan unsur hara yang lambat dan efek jangka panjang. Dalam pengertian ini, tidak ada perbedaan tegas di antara keduanya. Namun dari segi mekanisme dan efektifitas pengendalian laju pelepasan unsur hara, terdapat perbedaan antara pupuk slow release dan controlled release. Pupuk lepas lambat memperlambat laju pelepasan unsur hara melalui faktor kimia dan biologis, dan pelepasannya dipengaruhi oleh banyak faktor eksternal seperti pH tanah, aktivitas mikroba, kadar air tanah, jenis tanah, dan volume air irigasi; sedangkan pupuk dengan pelepasan terkontrol menggunakan lapisan luar untuk membungkus pupuk yang larut dalam air, sehingga memungkinkan pelepasan unsur hara secara lambat. Ketika partikel pupuk berlapis bersentuhan dengan tanah lembab, air di dalam tanah menembus lapisan tersebut, menyebabkan sebagian pupuk larut. Nutrisi terlarut yang larut dalam air ini kemudian secara perlahan dan terus menerus berdifusi keluar melalui mikropori pada lapisan. Semakin tinggi suhu tanah, semakin cepat laju pelarutan pupuk dan semakin cepat pula melewati membran; semakin tipis membrannya, semakin cepat penetrasinya.


Dilihat dari komposisi unsur hara, keduanya juga terdapat perbedaan.Pupuk lepas lambatsebagian besar adalah pupuk hara tunggal, terutama pupuk nitrogen lepas lambat, juga dikenal sebagai pupuk nitrogen kerja panjang, yang memiliki kelarutan sangat rendah dalam air. Setelah diaplikasikan ke dalam tanah, pupuk secara bertahap terurai di bawah pengaruh faktor kimia dan biologis, dan nitrogen dilepaskan secara perlahan, memenuhi kebutuhan nitrogen tanaman sepanjang periode pertumbuhannya. Sebaliknya, pupuk dengan pelepasan terkontrol sebagian besar merupakan pupuk majemuk N-P-K atau pupuk hara lengkap dengan tambahan unsur jejak. Setelah diaplikasikan ke dalam tanah, laju pelepasannya hanya dipengaruhi oleh suhu tanah. Namun suhu tanah juga sangat mempengaruhi laju pertumbuhan tanaman. Dalam kisaran suhu tertentu, seiring dengan peningkatan suhu tanah, laju pelepasan pupuk pelepasan terkontrol meningkat, dan pada saat yang sama, laju pertumbuhan tanaman meningkat, dan kebutuhan pupuk juga meningkat.


Faktor lainnya adalah apakah laju pelepasan unsur hara sesuai dengan kebutuhan unsur hara tanaman pada berbagai tahap. Pupuk lepas lambat melepaskan unsur hara secara tidak merata, dan laju pelepasan unsur hara tidak selalu selaras dengan kebutuhan unsur hara tanaman; pupuk dengan pelepasan terkontrol melepaskan unsur hara dengan laju yang lebih sesuai dengan kebutuhan unsur hara tanaman, sehingga memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman pada berbagai tahap pertumbuhan.


Berita Terkait
Tinggalkan aku pesan
X
Kami menggunakan cookie untuk menawarkan Anda pengalaman penelusuran yang lebih baik, menganalisis lalu lintas situs, dan mempersonalisasi konten. Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Kebijakan Privasi
Menolak Menerima